kembali ke galeri

Indahnya Dilahirkan Sebagai Seorang Content Writer

profilepicture

Nama : Syarif Hidayatullah

30 June 2015

Saya adalah seorang yang dulu menganut paham “pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar”. Namun saat ini saya sudah meninggalkan paham itu. Karena bagi saya, hobi itu suatu hal yang kita sukai dan dilakukan saat kita mengisi waktu luang serta bersifat sebagai hiburan saja. Sedangkan, yang namanya pekerjaan itu pasti akan dilakukan secara berulang, ada tanggung jawab, dan penuh tantangan. Dibutuhkan suatu hal yang menjadi jembatan untuk menghubungkan antara hobi dengan pekerjaan, dan jembatan itu bernama Passion. Ketika orang lain merasakan beratnya bekerja keras, justru saya merasakan nikmatnya bekerja. Hal itu muncul jika kita melakukan suatu pekerjaan disertai kecintaan, minat, dan gairah di dalamnya. Sejak kecil, hobi saya membaca dan menulis. Dan pada tahun 2012, saya memutuskan untuk menaikkan level hobi saya itu menjadi sebuah passion. Menjadi pekerjaan yang menghasilkan dengan terjun ke industri kreatif. Sudah 3 tahun saya menjalani profesi sebagai content writer. Banyak perusahaan maupun lembaga yang pernah bekerjasama dengan saya. Biasanya saya membuatkan mereka tulisan untuk kegiatan marketing maupun edukasi dengan teknik copywriting. Bank Mandiri, Semen Tiga Roda, Telkom, adalah beberapa perusahaan yang pernah merasakan kemampuan menulis saya. Tidak hanya itu, saya juga pernah menjadi kontributor lembaga sosial seperti Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Barat dalam mengampanyekan “Pencegahan Bahaya HIV” dan yang terbaru adalah GenRe BKKBN dalam mengampanyekan “Menikah di Usia Ideal”. Dengan memiliki kesempatan menulis berbagai tema, saya bisa menambah pengetahuan lebih luas, mendapatkan relasi yang banyak, dan yang terutama adalah dibayar. Seperti akhir tahun lalu, saya ditugaskan untuk melakukan solo traveling ke Jogja oleh sebuah agency wisata. Wisata 4D3N dengan transportasi, penginapan, makan, dan tiket wisata dijamin. Pulangnya saya menulis artikel 4 halaman, lalu artikel itu dihargai jutaan rupiah. Bukankah hal itu terasa bermain tapi sebenarnya sedang bekerja? #KerjaItuMain Selain bekerja, saya pun turut aktif mengikuti berbagai kompetisi menulis. Ini dimaksudkan agar saya bisa mengukur dan meningkatkan kemampuan saya dalam menulis. Sudah banyak lomba menulis yang saya ikuti dan menghasilkan beberapa prestasi seperti Juara 1 Freelancer Indonesia Writing Contest, Juara 2 Karya Tulis kategori umum XL Award 2014, Juara 2 Lomba Menulis HIV-AIDS dari Gubernur Jawa Barat tahun 2014, Juara 2 Technopreneur Blog Competition dari MBA ITB, dsb. Menulis bukan sekedar untuk mencari uang atau piala, tapi membuat pembaca terinspirasi untuk berbuat sesuatu adalah kepuasan saya yang tidak bisa dinilai oleh apapun. Saat ini saya sedang menulis buku tentang berkarya, karena saya rasa Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi orang-orang yang bisa menikmati pekerjaannya. Dengan pengalaman saya sebagai content writer, saya yakin bisa bekerjasama dengan Acer Indonesia sebagai seorang Acer Explorer.